بسم الله الرحمن الرحيم
إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله صلى الله عليه وعلى آله وسلم تسليما كثيرا، أما بعد
Perpecahan umat Islam merupakan kenyataan pahit yang dialami oleh kaum muslimin secara umum. Terlebih lagi pada akhir zaman, setelah merajalelanya kejahilan dan kecenderungan untuk mengikuti hawa nafsu dan kepuasan duniawi. Demikian juga, jauhnya mereka dari bimbingan ilahi dengan banyak meninggalkan ajaran agama yang lurus dan cenderung mengedepankan akal pikiran semata dalam menjalani kehidupan dunia ini. Dengan demikian, muncullah berbagai penyimpangan syariat baik berupa sikap ghuluw (berlebihan), banyaknya perdebatan dalam perkara agama, munculnya fanatisme sempit, kerusuhan dan pemberontakan terhadap waliyul amr, baik dari kalangan ulama’ maupun umaro’ atau sikap menyerupai dan mengekor terhadap orang-orang kafir. Hal itu semua merupakan sebab-sebab timbul dan maraknya perpecahan umat ini, sehingga menyebabkan keadaan umat Islam semakin terpuruk.
Akankah kita terus berpangku tangan dan acuh tak acuh terhadap kenyataan yang ada itu? Masa bodoh dengan nasib umat, bahkan terhadap keselamatan diri dan agama kita sendiri, sehingga kita akan terus terseret arus perpecahan itu?!
Tentunya sebagai seorang muslim yang baik, hendaknya cerdas dalam menanggapi apa yang terjadi di sekitarnya, terlebih lagi terhadap perkara-perkara yang berdampak buruk terhadap diri dan agamanya di dunia dan akherat, diantaranya adalah perpecahan umat tersebut. Hal itu dengan cara mengenal hakekat perpecahan itu sendiri serta mengetahui dan mengerti akan pentingnya untuk mempelajarinya.